Tidak ada sesuatu yang benar-benar bertahan. Kehidupan, cinta, persahabatan, teman, dan masih banyak lagi. Banyak hal berubah dan terus berubah. Apa yang diinginkan untuk bertahan selama-lamanya tidak pernah benar-benar mewujud sesuai harapan.Menginginkan sesuatu bertahan selama-lamanya sama saja dengan menginginkan supaya kematian itu tidak pernah ada. Begitu mustahilnya sampai-sampai semua orang terbiasa dengan perubahan. Ada yang bahkan selalu menginginkan perubahan, kehidupan yang dinamis, selalu berkembang untuk menjadi lebih baik dalam aneka aspek kehidupan. Ada yang menginginkan agar hal-hal tertentu tidak berubah seperti menginginkan cinta yang tak pernah berakhir, menginginkan perasaan senang dan gembira terus bertahan, dan sebagainya sambil tetap dengan penuh kesadaran mengakui bahwa segala sesuatu ada akhirnya.
Berhadapan dengan perubahan-perubahan yang tidak diinginkan sering orang menjadi kecewa, kehilangan harapan bahkan ada yang bahkan merasa hidup menjadi hambar dan tidak bermakna. Misalkan, sepasang manusia yang saling jatuh cinta akan mengharapkan agar cintanya tetap bertahan, bahwa keduanya tidak akan berhenti untuk saling mencinta, atau cinta keduanya tetap membara dan tak pernah tergerus oleh berlalunya waktu. Meski demikian, selalu saja ada kemungkinan bahwa keduanya "putus", cintanya tak bertahan karena anek alasan. Pada saat itulah pihak yang paling menginginkan agar cintanya tak berakhir menjadi pihak yang terluka, mengalami kekecewaan dan merasa hidup kehilangan maknanya.
Jika perubahan adalah sesuatu yang diinginkan dan diusahakan maka perubahan yang terjadi dianggap sebagai suatu pencapaian setelah melalui suatu proses dan ketekunan dalam komitmen. Sebagai contoh, sesorang mengharapkan agar terjadi perubahan dalam hidupnya terutama dalam segi kepribadian. kepribadian yang diidealkan adalah kepribadian yang utuh, dewasa dan berkarakter kuat. Apa yang dicita-citakan ini adalah harapan, kemana perubahan hidup dituju. Pencapaian tujuan ini adalah bentuk transformasi kepribadian dari yang lama menuju yang diidealkan. Perubahan ini adalah sesuatu yang diinginkan dan pencapaiannya adalah hal yang sungguh diharapkan dan disyukuri. Situasi ini berbeda dengan situasi yang digambarkan sebelumnya di atas.
Dari uraian di atas maka dapat dikatakan bahwa perubahan ada yang diharapkan dan tidak diharapkan, namun tidak ada yang bisa menghindari perubahan baik yang diharapkan ataupun yang tidak. Perubahan menjadi gambaran kehidupan itu sendiri, artinya hidup mengandung arti berubah. Untuk bertahan hidup, perubahan adalah sesuatu yang mutlak perlu. Dalam kehidupan semua orang berubah baik secara jasmani maupun rohani. Dari hari ke hari tiap pribadi mengalami perubahan yang membentuknya. Menyikapi perubahan adalah jaminan, pegangan untuk yang menentukan ke mana perubahan itu membawa kita, apakah kita dihanyutkan perubahan atau tetap terkendali menuju suatu tujuan yang kita tetapkan sendiri. Jika kehilangan sesuatu yang berharga dapat dianggap sebagai perubahan dalam kepemilikan maka menyikapi perubahan ini adalah hal yang penting. Terlarut dalam kesedihan dan kekecewaan atau tersadar untuk menyadari bahwa mausia tidak pernah benar-benar memiliki sesuatu, mensyukuri pengalaman itu atau mengutuki kejadian dan nasib. Sikap-sikap di atas adalah contoh yang menyiratkan bahwa sikap yang berbeda akan membawa hasil yang berbeda dalam kehidupan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar